Traveling Tips for Us from Us, Ladies.

//Traveling Tips for Us from Us, Ladies.

Traveling Tips for Us from Us, Ladies.

Traveling, baik tujuannya bisnis/kerja atau liburan membutuhkan persiapan yang baik agar perjalananan lancar dan nyaman. Bukan mau stereotyping berdasarkan jenis kelamin yaa tapi umumnya untuk perempuan, seringkali persiapannya lebih ‘seru’ dibanding laki-laki. Dari pengalaman dan cerita teman-teman, sebelum berangkat udah sibuk memikirkan mau pakai baju dan sepatu apa, tas yang matching juga apa, make-up, aksesoris dan perintilan ini itu. Setelah berkemas, lhoo kok kopernya bisa sampai 3? padahal tangan cuma 2…hihi. Jangan sampai dong yaa liburan sama hebohnya dengan pindahan rumah.

Karena sebagian besar tim Toraberu adalah perempuan, hihi jadi kita coba bagikan tips traveling kita yaa:

1. Dress up smartly

Namanya perempuan pengen dong tampil menarik. Saya yakin nggak semua perempuan pengen tampil heboh ala seleb saat liburan, tapi pasti semua perempuan pengen tampil  pantas dan menarik. Apalagi saat liburan pengen dong ya foto-foto baik untuk buat kenangan pribadi maupun diunggah di social media (masa udah liburan jauh-jauh nggak dipamerin! hihi). Yang perlu diperhatikan adalah, jangan sampai demi penampilan, bawaan kita jadi berlebihan dan menghambat perjalanan, apalagi kalau travelingnya banyak menggunakan transportasi publik. Kebayang kan repotnya naik turun kereta/bis bawa 3 koper? hihi. Tentu ini nggak berlaku sih kalau travelingnya full service dengan private car kemana-mana, selalu ada porter yang siap mengangkat barang bawaan kita sehingga kita bisa melenggang, hehe.

Jadi bagaimana dong?

Dress up smartly. 

Tips ini dapat digunakan baik untuk perjalanan liburan, kerja, atau dua-duanya.

Pilih 1 tema warna, misalnya biru atau abu-abu atau apapun yang kamu suka. Setelah itu, pilih baju yang bisa dipadu padankan berdasarkan tema warna itu. Misalnya biru, bukan berarti bawa baju celana sepatu dan tas biru semua juga yaa, tapi bawa yang bisa masuk dan dipadu-padankan dengan tema warna tersebut. Gunakan sepatu yang nyaman (ini rule of thumb banget yaa) dan bawa 1 pasang sepatu cadangan. Begitu pun dengan tas, kalau bisa bawa 1 tas saja yang matching dengan seluruh kostum. Bawa beberapa aksesoris untuk di-mix-and-match. Hasilnya, penampilan kamu bisa tampil maksimal (terlihat berbeda setiap harinya) dengan bawaan yang minimal.

Oya, yang tidak kalah penting, cek musim, suhu dan perkiraan cuaca di tempat tujuan perjalanan kamu. Sesuaikan baju yang dibawa, jangan sampai saltum, hihihi.

2. Bawa barang secukupnya

Terdengar klise dan sangat umum, tapi memang benar kok. Masih dengan prinsip di atas, only bring the essentials. Jika ada yang bisa dibeli di tempat tujuan, tidak perlu dibawa dari rumah. Hal ini dapat disiasati dengan:

Pertama, cek apa saja barang yang sudah disediakan di hotel/apartemen. Misal, rata-rata hotel dan apartemen menyediakan handuk dan toiletries. Utamanya untuk apartemen, klarifikasi dan konfirmasi apa saja yang sudah disediakan di apartemennya.

Kedua, ingat-ingat bahwa, kemungkinan kita akan belanja saat liburan itu besar, hihi. Jadi kira-kira bawaan pulang dari liburan akan lebih banyak dibanding saat berangkat. Siapkan space dan pertimbangkan apakah perlu extra koper kosong atau beli koper baru di sana. Cek juga jatah bagasi. Apakah cukup atau bakal excess baggage.

Ketiga, Bawalah koper yang fleksibel (koper ‘beranak’ atau expandable), kalau perlu bawa tas lipat (career) untuk cadangan untuk menyimpan barang-barang yang tidak muat di koper dan bisa dibawa ke kabin (kalau jatah bagasi sudah habis).

Terakhir, untuk baju, selain tips yang sudah disebutkan di atas, dapat  dipertimbangkan untuk mencuci baju saat liburan. Sekedar info, di Jepang banyak coin laundry dan jika menggunakan apartemen sewaan, biasanya hampir selalu dilengkapi dengan mesin cuci dan pengering. Tapi kembali lagi sih, urusan cuci mencuci baju ini tergantung dengan berapa lama perjalanannya. Jika perjalanan pendek, saya pribadi tidak pernah mencuci baju, bawa saja pakaian kotor untuk dicuci di rumah. Lain halnya jika perjalanannya panjang, mencuci baju bisa menghemat bawaan karena baju bisa diulang, tinggal dipadu-padankan saja dengan outer/jaket atau bawahan yang berbeda supaya tidak terlihat pakai baju yang itu-lagi-itu-lagi.

3. Shop wisely

Ini harus diakui, termasuk stereotyping. Kaum perempuan sering dituduh shopaholic atau tidak bijaksana dalam belanja (hufftt, sebel ya). Banyak sekali joke atau meme yang menunjukkan perempuan itu kalap kalau lihat tanda ‘SALE’, langsung belanjaaa padahal belum tentu butuh barangnya atau bahkan punya dananya. Oops. Ya memang godaannya besar siih karena secara psikologis kita memang dijerumuskan untuk berpikir bahwa dengan sale kita akan berhemat. Kalau saya pribadi berprinsip:

  1. shopping hanya untuk barang yang dibutuhkan. Kalau pas lagi ‘sale’ ya syukur, kalau nggak ‘sale’ tapi butuh, ya tetap harus beli toh? Nggak masalah untuk beli barang dengan kualitas bagus walaupun harganya lebih mahal tapi bisa tahan lama.
  2. kecualiii…hihi ada dana extra dan dengan judul memberi hadiah pada diri sendiri setelah bekerja keras, boleh tuh splurge untuk barang yang sudah lama diidam-idamkan, walaupun barangnya masuk kategori tersier, hehe.

Jadi, untuk shopping ini memang butuh keteguhan hati, hihi. Tips yang dapat kami sarankan adalah:

  • siapkan dana untuk shopping.
  • buat list barang-barang yang sedang kita butuhkan dan kira-kira tersedia/dijual di tempat tujuan kita.
  • Ingin memberikan oleh-oleh untuk teman dekat atau saudara? pasti tambah disayang sama temen dan saudaranya deh, hehe. Tapii, untuk oleh-oleh pun sesuaikan dengan dana yang kita miliki dan tentukan siapa saja yang ingin kamu berikan oleh-oleh. Oya, jangan sungkan untuk menolak dengan halus apabila ada yang mau ‘nitip’ kalau memang waktunya tidak ada, tempatnya tidak searah dengan itinerary kamu dan akan membuat kamu jadi excess baggage. Lagian, teman/saudara yang baik seharusnya nggak membuat kamu susah dengan titipannya dan mengganggu liburan kamu.
  • kembali cek dana, apakah dari list tadi masih ada sisa dana setelah dikurangi belanja barang-barang yang dibutuhkan tadi? jika ya, go ahead and splurge a little.
  • Prinsip yang ter-maha penting adalah jangan berhutang demi shopping (red: khususnya untuk barang tersier ya). Don’t use your credit card unless you have the money to pay the whole amount when your credit card bill comes. Sederhana sekali: kalau tidak ada dananya, berarti kita memang belum mampu untuk beli barang tersebut. Lebih baik menabung dan bersabar sedikit daripada berhutang, lebih masuk akal kan daripada punya barang-barang bagus tapi bayar cicilan kartu kredit hanya minimum payment? Itu kan namanya terlilit hutang, huhu.  

So, where are you going for your next trip?

If you’re planning to go to Japan, let us help you make the most of your trip 🙂

by: Poppy Kostrzewski

By |2018-06-04T00:01:13+00:00September 15th, 2016|Categories: Uncategorized|0 Comments

About the Author:

Leave A Comment

This Is A Custom Widget

This Sliding Bar can be switched on or off in theme options, and can take any widget you throw at it or even fill it with your custom HTML Code. Its perfect for grabbing the attention of your viewers. Choose between 1, 2, 3 or 4 columns, set the background color, widget divider color, activate transparency, a top border or fully disable it on desktop and mobile.

This Is A Custom Widget

This Sliding Bar can be switched on or off in theme options, and can take any widget you throw at it or even fill it with your custom HTML Code. Its perfect for grabbing the attention of your viewers. Choose between 1, 2, 3 or 4 columns, set the background color, widget divider color, activate transparency, a top border or fully disable it on desktop and mobile.